Volatilitas Harga Bitcoin: Investor Was-Was di Tengah Penurunan Pasca-Peluncuran ETF

  



Harga Bitcoin mengalami tekanan selama dua minggu terakhir, dipicu oleh aksi jual beberapa investor setelah peluncuran ETF Bitcoin awal bulan ini. Penurunan signifikan ini menghapus sebagian dari kenaikan besar yang terjadi pada akhir tahun sebelumnya, yang dipicu oleh harapan bahwa peluncuran ETF akan menarik lebih banyak investor ke pasar kripto. Pertanyaannya, apakah pasar kripto tengah mengalami kepanikan?


Fyqieh Fachrur, seorang trader di Tokocrypto, menyatakan bahwa harga Bitcoin saat ini sangat krusial di level US$ 40 ribu. Banyak yang khawatir bahwa kondisi pasar bearish akan berlanjut hingga happening (halving) pada bulan April mendatang. Fyqieh menyebut penjualan besar-besaran oleh FTX melalui Grayscale dan kondisi pasar kripto yang belum positif sebagai faktor-faktor penurunan harga.


Selain itu, rumor tentang FTX menjual GBTC senilai US$900 juta turut berkontribusi pada ketidakpastian pasar. Fyqieh menambahkan bahwa pada akhir bulan ini, Bitcoin akan menghadapi volatilitas lebih lanjut karena data ekonomi Amerika Serikat (AS), termasuk PDB kuartalan dan data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE), akan dipublikasikan. Kondisi ini memicu potensi penguatan Dolar AS secara sementara, yang dapat memengaruhi pergerakan Bitcoin.


Menurut Fyqieh, ketidakpastian terkait data ekonomi membuat sulit untuk memprediksi pemulihan harga Bitcoin dalam waktu dekat. Ada kemungkinan bahwa harga Bitcoin akan tetap berada di sekitar US$40 ribu hingga Februari 2024. Analisis Fyqieh menyebut bahwa tujuan saat ini mungkin berada di level US$36 ribu jika kondisi pasar terus memburuk.


Saat ini, arah pergerakan harga Bitcoin sangat bergantung pada penutupan grafik mingguan yang sedang berlangsung. Grafik tersebut menunjukkan bahwa harga Bitcoin telah menembus batas bawah konsolidasinya di sekitar US$40 ribu, menandakan potensi volatilitas lebih lanjut, bahkan hingga US$36 ribu.


Fyqieh menilai bahwa kejelasan mengenai tren harga ini diperkirakan akan muncul minggu depan, terutama setelah pengumuman kebijakan suku bunga dari The Fed di akhir Januari. Jika ada berita positif dan harga Bitcoin berhasil kembali di atas US$40 ribu, maka ada peluang bagi Bitcoin untuk memulihkan posisinya dan kembali bergerak naik dalam kisaran konsolidasinya antara US$40 ribu dan US$44 ribu.


"Para trader dan investor cenderung menunggu situasi menjadi lebih pasti karena saat ini Bitcoin berada dalam kondisi yang sangat tidak stabil dengan volume transaksi yang menurun," tutup Fyqieh.

Post a Comment

Previous Post Next Post